Langkah Memulai Bisnis Coffee Shop Untuk Pemula

Minum kopi sudah menjadi tren yang menjamur di Indonesia. Sangking populernya, saat ini ada banyak sekali warung kopi maupun coffee shop yang tersebar di penjuru kota sebagai tempat nonkrong masyarakat urban.

Mulai dari remaja, mahasiswa, hingga orang akntoran senang mengonsumsi kopi kala mengobrol. Bukan hanya itu, kalangan menengah kebawah juga senang mengonsumsi kopi.

 

Langkah Memulai Bisnis Coffee Shop

Dengan factor di atas, tentu saja hal ini menjadi peluang yang sangat menjanjikan. Memulai bisnis memang susah susah gampang. Apalagi jika kalian ingin membuka bisnis coffee shop.

Nah, untuk kalian yang ingin memulai bisnis coffee shop, jangan ragu untuk bertanya pada ahlinya serta belajar beragam referensi mengenai bisnis ini. Di bawah ini kami berikan beberapa tips yang harus kalian perhatikan sebelum membangun coffee shop.

 

1.Rancangan Konsep

Sebelum membangun coffee shop, buatlah rancangan konsep secara matang dulu. Rancangan tersebut bisa dimulai dari:

  • Tipe Coffee shop

Ada bebeberapa jenis coffee shop yang bisa Anda pilih, seperti warung kopi yang sederhana untuk masyarakat, coffee shop untuk masyarakat menengah hingga coffee shop untuk kelas atas.

Tentukan terlebih dulu target yang ingin Anda bidik, lalu persiapkan coffee shop seperti apa yang ingin didirikan.

 

  • Target market yang dituju

Menentukan target market di awal merupakan langkah yang baik. Karena dengan begitu, kalian sudah memiliki gambaran coffee shop seperti apa yang ingin dibuat. Jika sudah mengetahui target market yang dituju, akan lebih mudah menentukan langkah-langkah berikutnya.

 

  • Strategi apa yang dilakukan

Membangun bisnis memang tidak mudah. Oleh karena itu, perlu persiapan yang matang agar bisnis dapat berjalan dengan lancar. Mulai dari diversifikasi bisnis, strategi mengembangkan pasar, mengembangkan produk, hingga jenis promosi yang ingin dilakukan.

 

  • Rencana di masa mendatang

Selain itu, kalian juga perlu mempelajari perencanaan apa yang akan dilakukan di masa yang akan datang. Siapa kompetitor kalian dan bagaimana cara menghadapi persaingan tersebut hingga di masa mendatang agar bisnis yang dijalankan dapat meningkat.

 

2.Cukup Dana Usaha

Jika ingin mendirikan coffee shop, tentu modal yang dibutuhkan tidak sedikit, minimal kalian harus memiliki dana sebesar Rp 20 juta ditambah lagi dengan tempat atau lokasi milik sendiri. Dengan modal tersebut kalian sudah bisa membeli peralatan membuat kopi sederhana seperti:

  • Penyeduh dengan kertas filter
  • Penyeduh kopi sederhana
  • Saringan ampas kopi
  • Penyeduh bersaring
  • Ketel
  • Alat manual brewing
  • Alat saji kopi
  • Alat penggiling kopi
  • Pengocok krim
  • Gelas pengduk
  • Kompor
  • Bahan-bahan (kopi, susu, teh, dan bahan lainnya)
  • Gaji pegawai per orang
  • Meja dan kursi
  • Cangkir dan peralatan lain
  • Aksesori
  • Biaya lain

Untuk memiliki kedai kopi, berarti Anda juga harus memikirkan biaya listrik (Rp1.500.000), retribusi dan dana tak terduga

Setelah dikalkulasi, total biaya keseluruhan adalah kurang dari Rp 10.000.000. Jika dengan modal Rp20.000.000, maka kalian memiliki sisa Rp10.000.000 dari total keseluruhan.

Dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk biaya operasional setiap hari selama beberapa bulan ke depan. Jika modal yang dimiliki dirasa sedikit, kalian bisa mengajak beberapa teman untuk bergabung pada bisnis Anda.

Dalam hal ini, urusan modal tentu perlu dibicarakan secara matang. Buat perjanjian sebelum bisnis tersebut dijalankan untuk menghindari hal-hal yang tidak menyenangkan di masa yang akan datang.

 

Perlu diingat bahwa di awal berdirinya bisnis belum tentu kita bisa menghasilkan keuntunga, karena itu, kalian perlu memiliki tabungan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari minimal untuk 6 bulan ke depan.

 

Rahasia Manfaat Biji Kopi Pada Perawatan Rambut dan Kulit!

Jika kita membahas kembali tentang biji kopi yang memiliki banyak manfaat, ternyata tidak hanya untuk kesehatan dalam tubuh saja loh. Pasalnya saat ini sudah ada banyak sekali produk kecantikan bercampur dengan ekstrak biji kopi. Sebelumnya memang kepopuleran kopi yang mampu menenangkan rasa stress sudah sangat tersebar di dunia. Baik pria maupun wanita, dikalangan usia berapapun banyak orang sudah sangat menyukai kopi. Bahkan ada banyak pecinta kopi yang mampu membuka usaha dibidang kopi. Namun masih jarang orang mengetahui bahwa biji kopi bisa digunakan untuk kecantikan rambut dan kulit!

Kecantikan Perawatan Kulit dan Rambut Dari Biji Kopi

Kopi biasanya hanya diseduh pada pagi hari atau sore hari ketika orang-orang melakukan kegiatan santai seperti bermain Sbobet. Namun selain dikonsumsi, kopi juga semakin tenar dengan manfaatnya dalam merawat tubuh dan rambut loh. Tidak sedikit produk kecantikan menggabungkan komposisi mereka dengan ekstrak biji kopi. Nah kali ini mari kita bahas bagaimana caranya memanfaatkan biji kopi secara alami untuk merawat tubuh.

Scrub Kopi

Tekstur biji kopi yang sudah di hancurkan memang menjadi kasar, aroma nya pun jadi jauh lebih menyengat setelahnya. Fenomena yang didapat dari keunikan biji kopi ini dimanfaatkan oleh para pengusaha dalam bidang perawatan tubuh seperti terapi. Mulai dari wanginya, sampai biji kopi yang sudah dihancurkan dan menjadi bubuk tersebut digunakan untuk meng-eksfoliasi kulit. Untuk yang tidak tau apa itu eksfoliasi kulit, hal tersebut adalah pengangkatan kulit mati pada tubuh maupun wajah agar kulit tidak menjadi kusam dan terlihat cerah. Bagaimana caranya?

Bubuk kopi tersebut tinggal kalian jadikan sebagai scrub yang dapat membantu kalian mengangkat kulit mati pada tubuh dan wajah. Kamu cukup mencampur bubuk kopi dengan perasan buah lemon. Setelah bercampur dan setengah basah, balurkan ditubuh anda, tunggu sampai agak kering dan gosokkan pada tubuh dan bagian tertentu yang ingin anda cerahkan. Efeknya tidak instan seperti produk kecantikan, namun hasilnya akan terlihat jauh lebih aman dan permanen apabila kalian rutin menggunakan scrub kopi ini. Selain membantu mengangkat kulit mati, ternyata scrub kopi alami dapat menghilangkan selulit loh!

Pewarnaan Rambut

Kalian pasti sering melihat pewarnaan rambut ekstrem, meskipun terlihat cantik namun juga terlihat tidak sehat dan menyakitkan. Buat kamu yang penasaran tetapi memiliki rambut virgin atau alami dan sampai saat ini masih belum tersentuh bahan kimia seperti obat rambut. Bersyukurlah karena ternyata biji kopi bisa membantu kamu merubah warna menjadi pirang kecoklatan!

Kalian hanya perlu menyeduh bubuk kopi pada satu gelas air hingga menjadi dingin mengikuti suhu ruangan anda. Jika sudah mencapai suhu yang tepat tuangkan air larutan kopi tersebut ke kepala anda sampai seluruhnya basah merata. Diamkan dahulu rambutmu selama 30menit hingga 3 jam sebelum bilas dan keramas, selama proses anda bisa menambahkan beberapa seduhan lagi jika memang rambut anda terhitung tebal agar penyerapan kopi di kulit kepala jauh lebih baik.

Sebuah Keuntungan Dalam Bisnis Kopi

Sebuah Keuntungan Dalam Bisnis Kopi

Menjadi pengusaha yang relatif menjual barang dan jasa pada masa kini sangatlah menjamin akan kedepan nya. Dalam artian, kalian bisa mendapatkan laba serta keuntungan paling atas dan salah satunya adalah membuka usaha di bidang kopi. Dalam membangun sebuah toko kopi yangs sedang booming pada saat ini adalah salah satu keputusan terbaik.

Adanya Keuntungan Dibalik Membuka Usaha Kopi

Sebuah Keuntungan Dalam Bisnis Kopi

Adanya keuntungan dibailik membuka usaha atau toko kopi adalah kamu akan menerima omzet secara pasif, menguasai pasaran serta menjadi trensetter dari segi pangan. Maka tidak heran apabila banyak sekali orang bahkan dari kalangan anak muda yang membuka usaha yang bersifat pasti dalam memberikan keuntungan ini.

Memiliki Omset Besar

Salah satu dari keuntungan membuka usaha di bidang minuman seperti kopi ini dapat memberikan kamu omset dengan nominal besar. Karena, saat ini kopi sudah menjadi trend dan khususnya di Indonesia pecinta kopi kian bertambah dari kalangan orang menengah hingga atas. Memang, ada juga alternatif lain selain kopi namun bisnis inilah yang lebih menjamin untuk jaman sekarang ini.

Menguasai Pasaran

Ini bisa diartikan sebagai kamu memiliki peluang untuk mendominasi perdagangan yang ada. Kita bisa melihat, orang yang membuka butik, tempat makan , bengkel dan juga perhotelan bisa mendapatkan perhatian dari membernya. Namun, bisnis kopi ini lebih menguasai dikarenakan tersaji dalam bentuk pangan yang memang menjadi kebutuhan para pecinta kuliner khususnya !

Trensetter Dalam Bisnis Pangan

Pada saat ini memang, menjadi salah satu influencer dari segi bisnis kopi ini juga terbilang menguntungkan. Sebab, dengan adanya kopi ini terlihat bahwa kita juga sedang mengikuti trend jaman dari dunia bisnis kopi ini. Tentunya, sebuah berita menarik mengenai bisnis usaha ini akan menarik hati kalian untuk membuka lahan atau tempat kopi siap saji.

Untuk itulah, bila memang kalian ingin membuka usaha kopi sedari dini bisa bermain ion casino online uang asli. Pendaftaran mengenai cara daftar ioncasino nya pun sangatlah mudah dan tidak memakan biaya sama sekali. Serta dapat memberikan peluang menang dengan mudah dari sebuah agen ion casino terpercaya.

Cobalah untuk melakukan deposit judi ion casino melalui akun bank yang telah kau miliki. Lalu konfirmasikan ID serta pass kamu melalui agen atau situs ion casino Indonesia tadi. Sebab, dengan bermain judi ion casino maka mimpi menjadi pengusaha kopi tersebut bisa langsung terwujud.

Beberapa Legenda Sejarah Kopi Yang Harus Kamu Tahu

Berbagai catatan masa lampau menyatakan sejarah kopi bermula pada abad ke 9 di dataran Afrika, tepatnya di Ethiopia dan Eritrea.

Nama daerah asal anaman kopi pada masa kuno tersebut adalah Abyssinia. Namun, tidak diketahui secara pasti bagaimana masyarakat Abyssinia memanfaatkan tanaman kopi.

Karena pada saat itu tanaman kopi kemungkinan hanya menjadi komoditas komersial yang dibawa pedagang dari Abyssinia ke Yaman oleh orang Arab. Sedangkan, pemanfaatan kopi sebagai minuman pertama kali dipopulerkan oleh orang-orang Arab.

Sejarah mencatat, perdagangan biji kopi dikendalikan oleh pedagang Arab. Monopoli tersebut dilakukan dengan perdagangan melalui pelabuhan Mocha di Yaman lalu diperdagangkan hingga ke Eropa.

Saat itu Mocha merupakan satu-satunya pintu perdagangan kopi. Di abad ke 17 orang Eropa mulai mengembangkan perkebunan kopi namun karena iklim yang tak cocok dengan tanaman kopi, orang Eropa mencoba membudidayakan tanaman kopi di daerah jajahan mereka.

Akhirnya, hasil tanaman kopi oleh bangsa Eropa di berbagai daerah jajahan mampu menggeser dominasi kopi dari bangsa Arab.

Tanaman kopi juga ditaman oleh bangsa Belanda ketika itu, terutama di Pulau Jawa yang dijadikan pusat tanaman kopi oleh mereka. Bahkan “Cup of Java” atau kopi yang berasal dari Jawa sempat populer masa itu.

 

Legenda Kopi Yang Terkenal

Ada beberapa cerita masyarakat yang sangat terkenal mengenai awal mula manusia mengolah kopi, yaitu:

 

1.Legenda Si Kaldi dan Kambingnya

Cerita ini merupakan legenda dari Ethiopia, yaitu tentang Kaldi seorang pemilik kambing. Diceritakan pada suatu hari Kaldi melihat kambingnya dalam keadaan hiperaktif, berlarian dan melompat kesana kemari. Kaldi merasa heran dengan keadaan kambing yang dia miliki tidak seperti biasanya.

Kemudian Kaldi mencari tahu apa yang telah di makan oleh kambingnya. Setelah diselidiki, ternyata kambingnya telah memakan buah berwarna merah dari pohon yang belum ia kenali.

Karena penasaran, Kaldi kemudian mencoba buah tersebut dan kemudian ia bertingkah layaknya kambingnya tadi.

Setelah kejadian itu, Kaldi kemudian menanyakan kepada seorang biarawan. Biarawan itu pun tertarik dan ingin mencoba buah merah tersebut.

Setelah dicoba, biarawan itu merasa ada tenaga tambahan dan tidak mengantuk ketika melakukan do’a malam sehingga menginginkannya untuk dikonsumsi.

Namun karena rasanya yang sedikit pahit, biarawan ini kemudian mengolahnya dengan memangga dan menyeduh biji buah merah tersebut.

Sejak itu lah kopi dikenal sebagai minuman yang memberikan efek mengusir kantuk dan memberikan tenaga ekstra.

 

2.Ali Bin Omar Al Shadhili

Menurut legenda ini, hiduplah seseorang yang bernama Ali bin Omar al Shadhili. Ia merupakan tabib yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit sekaligus ahli sufi yang taat beribadah.

Akan tetati tabib tersebut tidak disukai oleh penguasa lokal saat itu, sehingga dituduh dengan fitnah bahwa ketika mengobati pasiennya, Alib bin Omar al Shadhili bersekutu dengan setan. Karena isu tersebut, ia diusir dai kota Mocha.

Ketika perjalanan setelah pengusiran tersebut, Ali bin Omar al Shadhili merasakan lapar dan menemukan sebuah gua. Ia mendapati ada buah berwarna merah kemudian memakannya.

Namun karena terasa pahit, ia pun mengolah buah merah itu dengan cara memanggang dan merebusnya.

Akan tetapi, biji kopi tersebut belum juga dapat dimakan. Kemudian ia menyeduhnya dan meminum airnya, dan ternyata air tersebut memberikan tenaga tambahan.

Ali bin Omar al Shadhili kemudian terkenal karena air seduhan tersebut, hingga pada suatu waktu penguasa mendengan kabar tentang minuman ini.

Sehingga Ali bin Omah al Shadhili kembali dipanggil ke kota untuk tinggal dan menamakan minuman hitam tersebut dengan nama Mocha.

 

Itulah 2 legenda terkenal yang menceritakan sejarah awal mula kopi. Semoga artikel ini bermanfaat.

Kopi Liberika, Kopi Langka Dari Afrika

Ada satu vvarian tanaman kopi yang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, yaitu kopi liberika.

Kopi ini memiliki aroma yang sangat menyengat seperti buah nangka. Inilah yang membuat liberika sulit memperoleh pangsa pasar lokal.

Selain karena hasil komoditasnya yang termasuk jarang dan bisa dibilang langka, masyarakat Indonesia juga sudah terbiasa dengan aroma kopi robusta yang memang perkebunan kopinya lebih banyak.

 

Pernah Minum Kopi Liberika? Yuk Ketahui Asalnya

Kopi Liberika merupakan tanaman kopi endemic dari Afrika, tepatnya berasal dari Liberia. Awalnya tanaman ini digolongkan dalam kelompok kopi robusta. Namun pengelompokan paling baru dari ilmuan menyatakan sebagai spesies sendiri.

Hal ini dikarenakan secara morfologi serta sifat-sifat yang lainnya tidak sama dengan kopi robusta. Kopi ini dibawa ke Indonesia pada abad ke 19 saat banyak tanaman kopi arabika yang terserang penyakit.

Daerah yang banyak ditanami kopi ini adalah Bengkulu dan Jambi. Salah satu varian yang paling terkenal adalah Excelsa.

Buahnya lebih kecil dari kopi liberika biasa dan berkulit tipis serta pupus daunnya berwarna merah, selain itu, adajuga varietas lokal yang berhasil dikembangkan oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka) Indonesia, dengan nama “Libtukom”, singkatan dari Liberika Tunggal Komposit.

 

Ciri-Ciri Kopi Liberika

Aroma yang didapat dari kopi liberika atau excels sangat khas dan mudah dibedakan dari robusta atau arabika.

Menyengat tajam, dengan rasa pahit yang lebih kental. Biasanya kopi liberika dicampuri susu untuk menutupi aroma tajamnya dan rasa pahitnya kopi.

Juga sering digunakan sebagai campuran bagi kopi robusta untuk memberi tambahan aroma kopi. Masyarakat lokal mengenal kopi liberika sebagai kopi nangka.

Selain karena aromanya yang menyengat, bijinya juga besar hampir 2 kali lipat dari biji robusta atau arabika.

Bisa juga dikenali dari pohon kopinya yang bisa tumbuh hingga ketinggian 9 meter, seperti pohon nangka.

Meski buahnya berukuran lebih besar, bobot buah keringnya cuma 10% dari bobot basahnya. Karakter seperti ini kurang disenangi beberapa petani lantaran penyusutan bobot waktu panen sampai buah siap olah cukup tinggi.

Hingga biaya panen jadi relatif lebih mahal. Kondisi ini yang membuat petani enggan mengembangkan kopi Liberika.

 

Potensi Kopi Liberika

Jika mau diperkenalkan lebih luas, pangsa pasar kopi liberika termasuk sangat potensial. Malaysia merupakan salah satu pengkonsumsi kopi jenis liberika terbesar di dunia.

Kebun kopi jenis Liberika di Malaysia mencapai 80% dari total area perkebunan kopi yang ada disana.

Pusat perkebunan kopi Liberika di Malaysia ada di daerah Selangor, Melaka, Johor, dan Sabah. Tak jarang, untuk memenuhi kebutuhan kopi Liberika, Malaysia mengimpor kopi Liberika dari Indonesia, terutama dari perkebunan kopi di Jambi.

Selain Malaysia, Filipina juga termasuk pengkonsumsi kopi Liberika dengan luas perkebunan mencapai 25% dari total kebun kopi disana.

Masyarakat lokal Filipina menyebutnya sebagai Kapeng Barako (Barako Coffee), dengan sentra perkebunan terdapat di provinsi Batangas dan Cavite.

Melihat potensinya yang sangat besar, sudah saatnya kopi jenis ini lebih sering diperkenalkan ke masyarakat umum dan juga para petani kopi.

Mengingat kopi Liberika ini mampu tumbuh dengan baik di dataran rendah dan juga bisa berbuah sepanjang tahun.

Dengan penyuluhan yang baik saat penanaman maupun penanganan pasca panen, kopi liberika dipercaya bisa berkembang dan menjadi komoditas ekspor ungulan seperti kopi arabika atau robusta.

 

Itulah informasi lengkap mengenai kopi liberika yang sangat langka di Indonesia, kalian pernah coba?

Pernah Minum Kopi Organik? Benarkah Kopi Organik Lebih Sehat? Yuk Simak Dulu

Kopi organic merupakan kopi yang ditanam menggunakan pupuk organic murni seperti kompos, tanah, daun, dan biji tanaman kopi yang diuji untuk setiap residu kimia.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) memiliki seperangkat standar yang ditetakan yang harus dipenuhi untuk kopi agar memiliki label organic. Label itu menunjukan bahwa proses produksi kopi dan lingkungan tempat pertani bekerja sama-sama dihargai.

Lalu, apa bedanya kopi non organic dan kopi organic? Kopi organic merupakan salah satu tanaman yang diproses secara kimia di dunia.

Metode organic menanam kopi mengurangi erosi dan polusi tanag, yang lebih baik bagi lingkungan. Karena ditanam tanpa menggunakan pestisida dan herbisida yang sangat bagus untuk kesehatan tubuh.

Kopi organic jarang dibeli orang karena harganya yang cukup mahal di banding non organic. Untuk membedakan kopi organic dan kopi nonorganic tidak bisa di indentifikasi seruput kopi melalui rasa dan aroma, hanya bisa dibuktikan dengan sertifikat.

 

Benarkah Kopi Organik Lebih Sehat?

Istilah kopi organic di Indonesia sangat jaang terdengar, namun bukan berarti dalam obrolan tak pernah di bahas.

Sampai sekarang, banyak produsen yang tetap memproduksi kopi organic karena banyaknya penikmat kopi organic.

Para penikmat kopi organic percaya bahwa kopi organic lebih sehat dibandingkan kopi umum. Namun, bukan berarti kopi selain kopi organic tidak sehat.

Kopi organic merupakan sebutan untuk biji kopi yang selama masa tanam, perawatan, hingga panen dikelola secara almi tidak menggunakan kimiawi.

Secara pengertian, tanaman kopi organic dirawat tanpa menggunakan pestisida. Lalu, benarkah kopi organic lebih sehat? Apa alasannya? Yuk simak di bawah.

 

1.Dibudidaya Tanpa Pestisida

Seperti yang kita semua ketahui, pestisida merupakan obat pengusir hama yang terbuat dari zat kimia, namun bukan berarti tanaman kopi organic tidak menggunakan pestisida.

Berdasarkan U.S. Department of Agriculture menetapkan komoditas dengan standar organic haruslah memenuhi syarat budidaya yang alami, tanpa menggunakan zat sintetis yang kebanyakan terdapat pestisida, herbisida, dan pupuk.

Namun bukan berarti tak diperbolehkan menggunakan pestisida, herbisida, dan pupuk, hanya saja yang digunakan haruslah alami.

 

2.Kopi Kualitas Terbaik?

Kualitas kopi ditentukan oleh banyak faktor. Seperti ketinggian lahan tumbuh, tanah, panen, teknik pengolahan, dan termasuk proses roasting., kesegaran kopi, kualitas air, dan masih banyak lagi.

Jadi, kualitas kopi tak hanya dari proses masa tana, karena harus dilihat dari karakter rasa yang dihasilkan ketika diseduh.

Bisa dibilang, pernyataan bahwa kopi organic merupakan kopi kualitas terbaik adalah kurang benar.

 

3.Menggunakan Pestisida Sintetis

Sebenarnya banyak petani tradisional kopi arabika yang memiliki kebun di ketinggian bukit yang sangat jarang ditemukan menggunakan obat pengusir hama apapun.

Hal ini sebabnya diuntungkan dengan kondisi lahan yang cukup tinggi, yang membuat hama jarang berkembang biak pada suhu di lahan yang tinggi.

Tak hanya itu, petani kopi yang berdedikasi untuk kualitas panen mereka sudah menggunakan pengelolaan hama yang ramah lingkungan dan tak bergantung pada penggunaan pestisida atau pun pupuk sintetis.

 

4.Diroasting Terpisah

Kopi yang berlabel organic harus diroasting di tempat yang berbeda dari roasting umum, karena hal ini tidak menguntung keduanya.

Jika mesin roasting yang digunakan untuk meroasting kopi organic kemudian digunakan untuk meroasting kopi umum, maka karakter rasa akan menjadi membingungkan ketika diseduh.

Karena, ada baiknya diroasting di tempat yang berbeda. Membedakan tempat roasting ini merupakan langkah agar antara keduanya tidak mengkontaminasi satu sama lain sehingga rasa kopi tetap sama.

 

Itulah beberapa penjelasan mengenai kopi organic. Apapun jenis kopinya, kita semua tetaplah merupakan pecinta kopi. Yang membedakan hanyalah cara menikmati kopi tersebut.

 

Apa Bedanya Rasa Biji Kopi Arabika dan Robusta?

Espresso merupakan sebuah metode pembuatan kopi ala Italia yang melibatkan air panas yang ditekan dengan meisn untuk melalui biji kopi yang sudah digiling halus dan dipadatkan.

Metode ekstraksi yang sangat singkat itu menyebabkan rasa yang dihasilkan pada kopi espresso cenderung lebih pekat dan kuat di satu sisi dari pada jenis kopi yang diproses dengan metode lainnya.

Ada 2 biji kopi yang dasarnya dikenal sebagai bahan dasar dari espresso. Yaitu robusta dan arabika. Namun, tahukan kalian perbedaan rasa dari keduanya?

Perbedaan Rasa Biji Kopi Arabika dan Robusta

“Karena namanya juga concentrate ya, pasti ada satu rasa yang lebih mendominasi. Misalnya di manual brew kita gunakan satu biji arabika yang sama dengan espresso.” jelas William Heuw, owner Kopi Kangen

“(Di manual brew) ada wangi citrus, floral, segala macam. Begitu di espresso enggak semuanya akan menonjol,” tambahnya.

Hal ini dipengaruhi akibat metode pembuatan espresso yang melibatkan air panas dengan suhu yang stabil serta tekanan mesin.

Suhu yang konsisten, proses tekanan air, dan waktu ekstraksi yang sebentar akan membuat rasa paling kuat dari biji kopi tersebut terekstrak dengan baik dalam waktu yang singkat.

Sementara manual brew yang membutuhkan waktu pembuatan rata-rata lebih dari dua menit, akan menghasilkan lapisan rasa yang berbeda-beda di setiap tuangan airnya dari awal sampai akhir.

“Di menit pertama mungkin body lebih keluar. Menit akhir mungkin fruity atau racikan rasa lain keluar. Jadi begitu selesai manual brew itu saling komplimen (rasanya).” Papar William.

“Kalau espresso kan hanya 30 – 40 detik jadi kemungkinan besar satu rasa saja yang lebih mendominasi” lanjutnya.

Baik biji kopi robusta maupun arabika punya karakteristik rasa yang akan dominan, apa pun metode penyeduhannya.

Jika dibuat menjadi espresso, karena biji robusta punya karakteristik rasa pahit yang kuat maka biasanya rasa pahit itulah yang menjadi lebih pekat.

Sementara biji kopi arabika yang memiliki karakteristik rasa cenderung lebih asam dengan cita rasa yang kuat dan beragam, baik sisi fruity dan floral, kemungkinan salah satu karakteristik tersebut yang akan mendominasi rasa espresso.

Kalian mungkin akan sulit menebak rasa seperti apa yang akan dominan muncul dalam produk espresso nantinya. Salah satu cara mengetahuinya adalah dengan sering mengulik rasa biji kopi tersebut.

Kedua biji kopi ini memiliki karakteristik berbeda mulai dari bentuk fisik, proses pengolahan, hingga rasanya.

Biji kopi robusta cenderung lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Kopi robusta juga lebih mudah dalam hal penanaman dan perawatan.

Pohon kopi robusta hanya perlu ditanam di lahan yang berada di ketinggian di bawah 1000 mdpl. Karena itulah, lahan kopi robusta juga cenderung lebih luas daripada kopi arabika.

Pohon kopi robusta bisa tumbuh di ketinggian yang rendah, iklim yang panas, dengan kondisi air yang sedikit. Itu berpengaruh pada rasa kopi robusta yang cenderung tak senikmat arabika.

Sedangkan biji kopi arabika cenderung memiliki cita rasa lebih kaya dibanding robusta. Bentuknya oval, rasanya halus dan punya tingkat keasaman yang cukup tinggi dan kafein yang rendah.

Pohon kopi arabika harus ditanam di tanah yang berada di dataran tinggi. Dari proses biji serta penanaman biji kopi arabika cenderung lebih rumit. Karena tak tahan lama, biji kopi arabika perlu dirawat secara intensif.

 

Itulah perbedaan dari biji kopi robusta dan arabika yang harus kalian ketahui. Kalian lebih suka yang mana?

Minuman Starbucks Terfavorit Yang Harus Kamu Coba

Starbucks Coffee merupakan salah satu waralaba kedai kopi internasional yang sudah memiliki banyak cabang di Indonesia.

Starbucks juga bisa ditemukan di hampir semua kota-kota besar di seluruh Tanah Air. Kepopuleran kedai kopi modern ini sudah dimulai sejak tahun 2002.

 

Menu Starbucks Terfavorit di Indonesia

Saat ini, Starbucks sudah sangat mainstream karena banyak orang yang bisa menikmatinya. Apalagi kedai ini seringkali memberikan promo menarik.

Nah, untuk kalian yang butuh rekomendasi menu starbuck terbaik yang banyak dipesan, dibawah ini kami berikan daftarnya untuk kalian.

 

1.Caramel Macchiato

Menu ini merupakan menu yang terlaris di dunia karena cukup banyak dipesan. Minuman ini sangat cocok bagi kalian yang tidak terlalu suka dengan kopi yang terlalu strong. Menariknya, minuman ini cocok-cocok saja jika diminum dalam keadaan panas maupun dingi.

Caramel Macchiato merupakan kombinasi dari sirup vanilla, espresso, dan caramel. Rasanya cukup pas di lidah, tak terlalu pahit dan tak terlalu manis.

Jika kalian ingin memesan menu ini dengan cita rasa berbeda, kalian bisa merequest tambahan sirup strawberry, tinggal sebut saja “Raspberry Caramel Macchiato”

 

2.Caffe Latte

Caffe latte menjadi salah satu menu yang biasa dipesan di Starbucks karena rasanya yang creamy, kental, dan tak terlalu pahit.

Minuman ini memiliki perbandingan susu dengan kopi 2:1. Jadi, akan sangat cocok untuk kalian yang ingin menikmati kopi dengan rasa yang cukup ringan. Caffe latte di Starbucks bisa disajikan panas maupun dingin.

 

3.Vanilla Latte

Vanilla latte merupakan perpaduan antara espresso, susu, dan sirup vanilla. Walaupun kopinya lumayan kuat, namun rasa manis dari sirup vanilla dan susu akan menyamarkan rasa pahit dari minuman ini.

Kalian bisa memilih menu ini mau disajikan salah keadaan dingin maupun panas. Menu tetap ini juga sudah ada sejak Starbucks membuka gerai pertamanya di Indonesia.

 

4.Caffe Americano

Kopi hitam yang biji kopinya digiling langsung oleh barista Starbucks ini memang merupakan pilihan tepat bagi kalian yang tak suka manis.

Rasanya sangat pahit namun kamu bisa menambahkan gula sendiri atau request additional syrup kepada baristanya.

Kamu bisa minum kopi hitam ini dalam keadaan dingin atau hangat. Mengingat rasa kopinya sangat kuat, rasa kantukmu pasti akan cepat hilang.

 

5.Asian Dolce Latte

Menu ini merupakan campuran souble shot dark roaster Starbucks, espresso panggang, saus dolce, dan susu sapi yang dikukus terlebih dahulu. Minuman ini juga bisa ditambahkan dengan whipped cream.

 

6.Bootleg Brulee

Menu ini merupakan salah satu secret menu di Starbucks. Namun, jika kamu memesannya pada barista, mereka akan langsung mengerti.

Minuman ini berasal dari Crème Brulee, di mana campuran krim, kuning telur, vanilla, dan gula, diolah menjadi sebuah pudding. Kemudian, crème brulee tersebut dicampur dengan kopi dan cokelat putih.

 

7.Dark Mocca Frappuccino

Menu ini merupakan campuran dari es, susu, espresso, coffee Frappuccino syrup, whipped cream, dan saus mocca yang menjadi salah satu minuman yang bisa kalian pesan.

 

8.Frappuccino Cotton Candy

Awalnya, cotton candy juga merupakan secret menu yang tak banyak diketahui orang, namun seiring berjalannya waktu, minuman ini mulai banyak dikenal.

Cotton candy sendiri merupakan perpaduan antara Frappuccino Vanilla dan sirup Raspberry. Racikan ini membuat cotton candy menjadi idola.

 

Itulah 8 menu terfavorit dari Starbucks yang harus kalian coba. Sudah pernah mencoba salah satunya?

Sajian Dengan Rasa Kopi

Mungkin untuk para pecinta kopi, akan aneh rasanya jika dalam sehari tidak meminum kopi. Memang rasa strong namun merilekskan para peminumnya ini membuat kopi cukup digemari masyarakat, apalagi di Indonesia di tiap daerah memiliki cita rasa khas yang unik dan berbeda-beda. Faktanya juga Indonesia adalah salah satu peng-export biji kopi terbesar di dunia.

Dessert Rasa Kopi

Sayangnya buat kalian yang tidak begitu kuat akan efek dari caffein, rasanya meminum kopi lebih dari 1 gelas saja sudah menyiksa. Namun para inovator tentu saja tidak ingin membuat orang-orang yang memiliki keterbatasan toleransi caffein ini jadi tidak menikmati rasa kopi.

Maka dari itu sekarang sudah ada banyak extract coffee yang bisa dicampurkan dengan berbagai jenis makanan. Dimana kadar caffein dari ekstrak kopi tersebut terhitung rendah namun rasa dari kopi yang khasnya tidak akan hilang! Berikut ini adalah beberapa sajian dengan ekstrak kopi berupa makanan ringan atau bahkan dessert (makanan penutup) membuat lidah kalian terasa nyaman saat sedang berkumpul di salah satu tempat ngopi terbaik andalan kalian.

Creme Brulee Coffee

Seperti yang kalian tau bahwa dessert yang satu ini berasal dari Perancis yang juga dikenal juga sebagai negara pencipta rasa makanan berkelas. Dari namanya saja kita sudah terbayang bukan bahwa bahan dasarnya adalah kuning telur yang di kocok dengan gula pasir, setelah teraduk rata kalian tinggal masak adonan tersebut sambil dicampur susu hangat cream dan vanilla.

 Nah, cara pembuatannya tidak berbeda dengan Creme Brulee original. Kamu cuma perlu memasukkan tambahan bubuk kopi yang akan digunakan sebagai perisa. Untuk Creamnya sendiri anda bisa beli di toko swalayan atau mengocokkan putih telur hingga mengembang menjadi cream.

Espresso Meringues

Meringues juga merupakan salah satu camilan asal Perancis dengan bahan dasar putih telur. Sebelumnya camilan ini sudah sangat cocok jika disandingkan dengan kopi pada waktu sore hari. Namun kenikmatan kamu bakal bertambah ketika kalian menyajikan kopi sambil makan Meringues rasa Espresso ini. Dijamin kamu bakal merasa rileks namun tetap fokus pada saat main judi di SBOBET Gold .