Category Archives: Informasi Seputar Kopi

Sebuah Keuntungan Dalam Bisnis Kopi

Sebuah Keuntungan Dalam Bisnis Kopi

Menjadi pengusaha yang relatif menjual barang dan jasa pada masa kini sangatlah menjamin akan kedepan nya. Dalam artian, kalian bisa mendapatkan laba serta keuntungan paling atas dan salah satunya adalah membuka usaha di bidang kopi. Dalam membangun sebuah toko kopi yangs sedang booming pada saat ini adalah salah satu keputusan terbaik.

Adanya Keuntungan Dibalik Membuka Usaha Kopi

Sebuah Keuntungan Dalam Bisnis Kopi

Adanya keuntungan dibailik membuka usaha atau toko kopi adalah kamu akan menerima omzet secara pasif, menguasai pasaran serta menjadi trensetter dari segi pangan. Maka tidak heran apabila banyak sekali orang bahkan dari kalangan anak muda yang membuka usaha yang bersifat pasti dalam memberikan keuntungan ini.

Memiliki Omset Besar

Salah satu dari keuntungan membuka usaha di bidang minuman seperti kopi ini dapat memberikan kamu omset dengan nominal besar. Karena, saat ini kopi sudah menjadi trend dan khususnya di Indonesia pecinta kopi kian bertambah dari kalangan orang menengah hingga atas. Memang, ada juga alternatif lain selain kopi namun bisnis inilah yang lebih menjamin untuk jaman sekarang ini.

Menguasai Pasaran

Ini bisa diartikan sebagai kamu memiliki peluang untuk mendominasi perdagangan yang ada. Kita bisa melihat, orang yang membuka butik, tempat makan , bengkel dan juga perhotelan bisa mendapatkan perhatian dari membernya. Namun, bisnis kopi ini lebih menguasai dikarenakan tersaji dalam bentuk pangan yang memang menjadi kebutuhan para pecinta kuliner khususnya !

Trensetter Dalam Bisnis Pangan

Pada saat ini memang, menjadi salah satu influencer dari segi bisnis kopi ini juga terbilang menguntungkan. Sebab, dengan adanya kopi ini terlihat bahwa kita juga sedang mengikuti trend jaman dari dunia bisnis kopi ini. Tentunya, sebuah berita menarik mengenai bisnis usaha ini akan menarik hati kalian untuk membuka lahan atau tempat kopi siap saji.

Untuk itulah, bila memang kalian ingin membuka usaha kopi sedari dini bisa bermain ion casino online uang asli. Pendaftaran mengenai cara daftar ioncasino nya pun sangatlah mudah dan tidak memakan biaya sama sekali. Serta dapat memberikan peluang menang dengan mudah dari sebuah agen ion casino terpercaya.

Cobalah untuk melakukan deposit judi ion casino melalui akun bank yang telah kau miliki. Lalu konfirmasikan ID serta pass kamu melalui agen atau situs ion casino Indonesia tadi. Sebab, dengan bermain judi ion casino maka mimpi menjadi pengusaha kopi tersebut bisa langsung terwujud.

Beberapa Legenda Sejarah Kopi Yang Harus Kamu Tahu

Berbagai catatan masa lampau menyatakan sejarah kopi bermula pada abad ke 9 di dataran Afrika, tepatnya di Ethiopia dan Eritrea.

Nama daerah asal anaman kopi pada masa kuno tersebut adalah Abyssinia. Namun, tidak diketahui secara pasti bagaimana masyarakat Abyssinia memanfaatkan tanaman kopi.

Karena pada saat itu tanaman kopi kemungkinan hanya menjadi komoditas komersial yang dibawa pedagang dari Abyssinia ke Yaman oleh orang Arab. Sedangkan, pemanfaatan kopi sebagai minuman pertama kali dipopulerkan oleh orang-orang Arab.

Sejarah mencatat, perdagangan biji kopi dikendalikan oleh pedagang Arab. Monopoli tersebut dilakukan dengan perdagangan melalui pelabuhan Mocha di Yaman lalu diperdagangkan hingga ke Eropa.

Saat itu Mocha merupakan satu-satunya pintu perdagangan kopi. Di abad ke 17 orang Eropa mulai mengembangkan perkebunan kopi namun karena iklim yang tak cocok dengan tanaman kopi, orang Eropa mencoba membudidayakan tanaman kopi di daerah jajahan mereka.

Akhirnya, hasil tanaman kopi oleh bangsa Eropa di berbagai daerah jajahan mampu menggeser dominasi kopi dari bangsa Arab.

Tanaman kopi juga ditaman oleh bangsa Belanda ketika itu, terutama di Pulau Jawa yang dijadikan pusat tanaman kopi oleh mereka. Bahkan “Cup of Java” atau kopi yang berasal dari Jawa sempat populer masa itu.

 

Legenda Kopi Yang Terkenal

Ada beberapa cerita masyarakat yang sangat terkenal mengenai awal mula manusia mengolah kopi, yaitu:

 

1.Legenda Si Kaldi dan Kambingnya

Cerita ini merupakan legenda dari Ethiopia, yaitu tentang Kaldi seorang pemilik kambing. Diceritakan pada suatu hari Kaldi melihat kambingnya dalam keadaan hiperaktif, berlarian dan melompat kesana kemari. Kaldi merasa heran dengan keadaan kambing yang dia miliki tidak seperti biasanya.

Kemudian Kaldi mencari tahu apa yang telah di makan oleh kambingnya. Setelah diselidiki, ternyata kambingnya telah memakan buah berwarna merah dari pohon yang belum ia kenali.

Karena penasaran, Kaldi kemudian mencoba buah tersebut dan kemudian ia bertingkah layaknya kambingnya tadi.

Setelah kejadian itu, Kaldi kemudian menanyakan kepada seorang biarawan. Biarawan itu pun tertarik dan ingin mencoba buah merah tersebut.

Setelah dicoba, biarawan itu merasa ada tenaga tambahan dan tidak mengantuk ketika melakukan do’a malam sehingga menginginkannya untuk dikonsumsi.

Namun karena rasanya yang sedikit pahit, biarawan ini kemudian mengolahnya dengan memangga dan menyeduh biji buah merah tersebut.

Sejak itu lah kopi dikenal sebagai minuman yang memberikan efek mengusir kantuk dan memberikan tenaga ekstra.

 

2.Ali Bin Omar Al Shadhili

Menurut legenda ini, hiduplah seseorang yang bernama Ali bin Omar al Shadhili. Ia merupakan tabib yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit sekaligus ahli sufi yang taat beribadah.

Akan tetati tabib tersebut tidak disukai oleh penguasa lokal saat itu, sehingga dituduh dengan fitnah bahwa ketika mengobati pasiennya, Alib bin Omar al Shadhili bersekutu dengan setan. Karena isu tersebut, ia diusir dai kota Mocha.

Ketika perjalanan setelah pengusiran tersebut, Ali bin Omar al Shadhili merasakan lapar dan menemukan sebuah gua. Ia mendapati ada buah berwarna merah kemudian memakannya.

Namun karena terasa pahit, ia pun mengolah buah merah itu dengan cara memanggang dan merebusnya.

Akan tetapi, biji kopi tersebut belum juga dapat dimakan. Kemudian ia menyeduhnya dan meminum airnya, dan ternyata air tersebut memberikan tenaga tambahan.

Ali bin Omar al Shadhili kemudian terkenal karena air seduhan tersebut, hingga pada suatu waktu penguasa mendengan kabar tentang minuman ini.

Sehingga Ali bin Omah al Shadhili kembali dipanggil ke kota untuk tinggal dan menamakan minuman hitam tersebut dengan nama Mocha.

 

Itulah 2 legenda terkenal yang menceritakan sejarah awal mula kopi. Semoga artikel ini bermanfaat.

Kopi Liberika, Kopi Langka Dari Afrika

Ada satu vvarian tanaman kopi yang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, yaitu kopi liberika.

Kopi ini memiliki aroma yang sangat menyengat seperti buah nangka. Inilah yang membuat liberika sulit memperoleh pangsa pasar lokal.

Selain karena hasil komoditasnya yang termasuk jarang dan bisa dibilang langka, masyarakat Indonesia juga sudah terbiasa dengan aroma kopi robusta yang memang perkebunan kopinya lebih banyak.

 

Pernah Minum Kopi Liberika? Yuk Ketahui Asalnya

Kopi Liberika merupakan tanaman kopi endemic dari Afrika, tepatnya berasal dari Liberia. Awalnya tanaman ini digolongkan dalam kelompok kopi robusta. Namun pengelompokan paling baru dari ilmuan menyatakan sebagai spesies sendiri.

Hal ini dikarenakan secara morfologi serta sifat-sifat yang lainnya tidak sama dengan kopi robusta. Kopi ini dibawa ke Indonesia pada abad ke 19 saat banyak tanaman kopi arabika yang terserang penyakit.

Daerah yang banyak ditanami kopi ini adalah Bengkulu dan Jambi. Salah satu varian yang paling terkenal adalah Excelsa.

Buahnya lebih kecil dari kopi liberika biasa dan berkulit tipis serta pupus daunnya berwarna merah, selain itu, adajuga varietas lokal yang berhasil dikembangkan oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka) Indonesia, dengan nama “Libtukom”, singkatan dari Liberika Tunggal Komposit.

 

Ciri-Ciri Kopi Liberika

Aroma yang didapat dari kopi liberika atau excels sangat khas dan mudah dibedakan dari robusta atau arabika.

Menyengat tajam, dengan rasa pahit yang lebih kental. Biasanya kopi liberika dicampuri susu untuk menutupi aroma tajamnya dan rasa pahitnya kopi.

Juga sering digunakan sebagai campuran bagi kopi robusta untuk memberi tambahan aroma kopi. Masyarakat lokal mengenal kopi liberika sebagai kopi nangka.

Selain karena aromanya yang menyengat, bijinya juga besar hampir 2 kali lipat dari biji robusta atau arabika.

Bisa juga dikenali dari pohon kopinya yang bisa tumbuh hingga ketinggian 9 meter, seperti pohon nangka.

Meski buahnya berukuran lebih besar, bobot buah keringnya cuma 10% dari bobot basahnya. Karakter seperti ini kurang disenangi beberapa petani lantaran penyusutan bobot waktu panen sampai buah siap olah cukup tinggi.

Hingga biaya panen jadi relatif lebih mahal. Kondisi ini yang membuat petani enggan mengembangkan kopi Liberika.

 

Potensi Kopi Liberika

Jika mau diperkenalkan lebih luas, pangsa pasar kopi liberika termasuk sangat potensial. Malaysia merupakan salah satu pengkonsumsi kopi jenis liberika terbesar di dunia.

Kebun kopi jenis Liberika di Malaysia mencapai 80% dari total area perkebunan kopi yang ada disana.

Pusat perkebunan kopi Liberika di Malaysia ada di daerah Selangor, Melaka, Johor, dan Sabah. Tak jarang, untuk memenuhi kebutuhan kopi Liberika, Malaysia mengimpor kopi Liberika dari Indonesia, terutama dari perkebunan kopi di Jambi.

Selain Malaysia, Filipina juga termasuk pengkonsumsi kopi Liberika dengan luas perkebunan mencapai 25% dari total kebun kopi disana.

Masyarakat lokal Filipina menyebutnya sebagai Kapeng Barako (Barako Coffee), dengan sentra perkebunan terdapat di provinsi Batangas dan Cavite.

Melihat potensinya yang sangat besar, sudah saatnya kopi jenis ini lebih sering diperkenalkan ke masyarakat umum dan juga para petani kopi.

Mengingat kopi Liberika ini mampu tumbuh dengan baik di dataran rendah dan juga bisa berbuah sepanjang tahun.

Dengan penyuluhan yang baik saat penanaman maupun penanganan pasca panen, kopi liberika dipercaya bisa berkembang dan menjadi komoditas ekspor ungulan seperti kopi arabika atau robusta.

 

Itulah informasi lengkap mengenai kopi liberika yang sangat langka di Indonesia, kalian pernah coba?

Pernah Minum Kopi Organik? Benarkah Kopi Organik Lebih Sehat? Yuk Simak Dulu

Kopi organic merupakan kopi yang ditanam menggunakan pupuk organic murni seperti kompos, tanah, daun, dan biji tanaman kopi yang diuji untuk setiap residu kimia.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) memiliki seperangkat standar yang ditetakan yang harus dipenuhi untuk kopi agar memiliki label organic. Label itu menunjukan bahwa proses produksi kopi dan lingkungan tempat pertani bekerja sama-sama dihargai.

Lalu, apa bedanya kopi non organic dan kopi organic? Kopi organic merupakan salah satu tanaman yang diproses secara kimia di dunia.

Metode organic menanam kopi mengurangi erosi dan polusi tanag, yang lebih baik bagi lingkungan. Karena ditanam tanpa menggunakan pestisida dan herbisida yang sangat bagus untuk kesehatan tubuh.

Kopi organic jarang dibeli orang karena harganya yang cukup mahal di banding non organic. Untuk membedakan kopi organic dan kopi nonorganic tidak bisa di indentifikasi seruput kopi melalui rasa dan aroma, hanya bisa dibuktikan dengan sertifikat.

 

Benarkah Kopi Organik Lebih Sehat?

Istilah kopi organic di Indonesia sangat jaang terdengar, namun bukan berarti dalam obrolan tak pernah di bahas.

Sampai sekarang, banyak produsen yang tetap memproduksi kopi organic karena banyaknya penikmat kopi organic.

Para penikmat kopi organic percaya bahwa kopi organic lebih sehat dibandingkan kopi umum. Namun, bukan berarti kopi selain kopi organic tidak sehat.

Kopi organic merupakan sebutan untuk biji kopi yang selama masa tanam, perawatan, hingga panen dikelola secara almi tidak menggunakan kimiawi.

Secara pengertian, tanaman kopi organic dirawat tanpa menggunakan pestisida. Lalu, benarkah kopi organic lebih sehat? Apa alasannya? Yuk simak di bawah.

 

1.Dibudidaya Tanpa Pestisida

Seperti yang kita semua ketahui, pestisida merupakan obat pengusir hama yang terbuat dari zat kimia, namun bukan berarti tanaman kopi organic tidak menggunakan pestisida.

Berdasarkan U.S. Department of Agriculture menetapkan komoditas dengan standar organic haruslah memenuhi syarat budidaya yang alami, tanpa menggunakan zat sintetis yang kebanyakan terdapat pestisida, herbisida, dan pupuk.

Namun bukan berarti tak diperbolehkan menggunakan pestisida, herbisida, dan pupuk, hanya saja yang digunakan haruslah alami.

 

2.Kopi Kualitas Terbaik?

Kualitas kopi ditentukan oleh banyak faktor. Seperti ketinggian lahan tumbuh, tanah, panen, teknik pengolahan, dan termasuk proses roasting., kesegaran kopi, kualitas air, dan masih banyak lagi.

Jadi, kualitas kopi tak hanya dari proses masa tana, karena harus dilihat dari karakter rasa yang dihasilkan ketika diseduh.

Bisa dibilang, pernyataan bahwa kopi organic merupakan kopi kualitas terbaik adalah kurang benar.

 

3.Menggunakan Pestisida Sintetis

Sebenarnya banyak petani tradisional kopi arabika yang memiliki kebun di ketinggian bukit yang sangat jarang ditemukan menggunakan obat pengusir hama apapun.

Hal ini sebabnya diuntungkan dengan kondisi lahan yang cukup tinggi, yang membuat hama jarang berkembang biak pada suhu di lahan yang tinggi.

Tak hanya itu, petani kopi yang berdedikasi untuk kualitas panen mereka sudah menggunakan pengelolaan hama yang ramah lingkungan dan tak bergantung pada penggunaan pestisida atau pun pupuk sintetis.

 

4.Diroasting Terpisah

Kopi yang berlabel organic harus diroasting di tempat yang berbeda dari roasting umum, karena hal ini tidak menguntung keduanya.

Jika mesin roasting yang digunakan untuk meroasting kopi organic kemudian digunakan untuk meroasting kopi umum, maka karakter rasa akan menjadi membingungkan ketika diseduh.

Karena, ada baiknya diroasting di tempat yang berbeda. Membedakan tempat roasting ini merupakan langkah agar antara keduanya tidak mengkontaminasi satu sama lain sehingga rasa kopi tetap sama.

 

Itulah beberapa penjelasan mengenai kopi organic. Apapun jenis kopinya, kita semua tetaplah merupakan pecinta kopi. Yang membedakan hanyalah cara menikmati kopi tersebut.

 

Apa Bedanya Rasa Biji Kopi Arabika dan Robusta?

Espresso merupakan sebuah metode pembuatan kopi ala Italia yang melibatkan air panas yang ditekan dengan meisn untuk melalui biji kopi yang sudah digiling halus dan dipadatkan.

Metode ekstraksi yang sangat singkat itu menyebabkan rasa yang dihasilkan pada kopi espresso cenderung lebih pekat dan kuat di satu sisi dari pada jenis kopi yang diproses dengan metode lainnya.

Ada 2 biji kopi yang dasarnya dikenal sebagai bahan dasar dari espresso. Yaitu robusta dan arabika. Namun, tahukan kalian perbedaan rasa dari keduanya?

Perbedaan Rasa Biji Kopi Arabika dan Robusta

“Karena namanya juga concentrate ya, pasti ada satu rasa yang lebih mendominasi. Misalnya di manual brew kita gunakan satu biji arabika yang sama dengan espresso.” jelas William Heuw, owner Kopi Kangen

“(Di manual brew) ada wangi citrus, floral, segala macam. Begitu di espresso enggak semuanya akan menonjol,” tambahnya.

Hal ini dipengaruhi akibat metode pembuatan espresso yang melibatkan air panas dengan suhu yang stabil serta tekanan mesin.

Suhu yang konsisten, proses tekanan air, dan waktu ekstraksi yang sebentar akan membuat rasa paling kuat dari biji kopi tersebut terekstrak dengan baik dalam waktu yang singkat.

Sementara manual brew yang membutuhkan waktu pembuatan rata-rata lebih dari dua menit, akan menghasilkan lapisan rasa yang berbeda-beda di setiap tuangan airnya dari awal sampai akhir.

“Di menit pertama mungkin body lebih keluar. Menit akhir mungkin fruity atau racikan rasa lain keluar. Jadi begitu selesai manual brew itu saling komplimen (rasanya).” Papar William.

“Kalau espresso kan hanya 30 – 40 detik jadi kemungkinan besar satu rasa saja yang lebih mendominasi” lanjutnya.

Baik biji kopi robusta maupun arabika punya karakteristik rasa yang akan dominan, apa pun metode penyeduhannya.

Jika dibuat menjadi espresso, karena biji robusta punya karakteristik rasa pahit yang kuat maka biasanya rasa pahit itulah yang menjadi lebih pekat.

Sementara biji kopi arabika yang memiliki karakteristik rasa cenderung lebih asam dengan cita rasa yang kuat dan beragam, baik sisi fruity dan floral, kemungkinan salah satu karakteristik tersebut yang akan mendominasi rasa espresso.

Kalian mungkin akan sulit menebak rasa seperti apa yang akan dominan muncul dalam produk espresso nantinya. Salah satu cara mengetahuinya adalah dengan sering mengulik rasa biji kopi tersebut.

Kedua biji kopi ini memiliki karakteristik berbeda mulai dari bentuk fisik, proses pengolahan, hingga rasanya.

Biji kopi robusta cenderung lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Kopi robusta juga lebih mudah dalam hal penanaman dan perawatan.

Pohon kopi robusta hanya perlu ditanam di lahan yang berada di ketinggian di bawah 1000 mdpl. Karena itulah, lahan kopi robusta juga cenderung lebih luas daripada kopi arabika.

Pohon kopi robusta bisa tumbuh di ketinggian yang rendah, iklim yang panas, dengan kondisi air yang sedikit. Itu berpengaruh pada rasa kopi robusta yang cenderung tak senikmat arabika.

Sedangkan biji kopi arabika cenderung memiliki cita rasa lebih kaya dibanding robusta. Bentuknya oval, rasanya halus dan punya tingkat keasaman yang cukup tinggi dan kafein yang rendah.

Pohon kopi arabika harus ditanam di tanah yang berada di dataran tinggi. Dari proses biji serta penanaman biji kopi arabika cenderung lebih rumit. Karena tak tahan lama, biji kopi arabika perlu dirawat secara intensif.

 

Itulah perbedaan dari biji kopi robusta dan arabika yang harus kalian ketahui. Kalian lebih suka yang mana?

Minuman Starbucks Terfavorit Yang Harus Kamu Coba

Starbucks Coffee merupakan salah satu waralaba kedai kopi internasional yang sudah memiliki banyak cabang di Indonesia.

Starbucks juga bisa ditemukan di hampir semua kota-kota besar di seluruh Tanah Air. Kepopuleran kedai kopi modern ini sudah dimulai sejak tahun 2002.

 

Menu Starbucks Terfavorit di Indonesia

Saat ini, Starbucks sudah sangat mainstream karena banyak orang yang bisa menikmatinya. Apalagi kedai ini seringkali memberikan promo menarik.

Nah, untuk kalian yang butuh rekomendasi menu starbuck terbaik yang banyak dipesan, dibawah ini kami berikan daftarnya untuk kalian.

 

1.Caramel Macchiato

Menu ini merupakan menu yang terlaris di dunia karena cukup banyak dipesan. Minuman ini sangat cocok bagi kalian yang tidak terlalu suka dengan kopi yang terlalu strong. Menariknya, minuman ini cocok-cocok saja jika diminum dalam keadaan panas maupun dingi.

Caramel Macchiato merupakan kombinasi dari sirup vanilla, espresso, dan caramel. Rasanya cukup pas di lidah, tak terlalu pahit dan tak terlalu manis.

Jika kalian ingin memesan menu ini dengan cita rasa berbeda, kalian bisa merequest tambahan sirup strawberry, tinggal sebut saja “Raspberry Caramel Macchiato”

 

2.Caffe Latte

Caffe latte menjadi salah satu menu yang biasa dipesan di Starbucks karena rasanya yang creamy, kental, dan tak terlalu pahit.

Minuman ini memiliki perbandingan susu dengan kopi 2:1. Jadi, akan sangat cocok untuk kalian yang ingin menikmati kopi dengan rasa yang cukup ringan. Caffe latte di Starbucks bisa disajikan panas maupun dingin.

 

3.Vanilla Latte

Vanilla latte merupakan perpaduan antara espresso, susu, dan sirup vanilla. Walaupun kopinya lumayan kuat, namun rasa manis dari sirup vanilla dan susu akan menyamarkan rasa pahit dari minuman ini.

Kalian bisa memilih menu ini mau disajikan salah keadaan dingin maupun panas. Menu tetap ini juga sudah ada sejak Starbucks membuka gerai pertamanya di Indonesia.

 

4.Caffe Americano

Kopi hitam yang biji kopinya digiling langsung oleh barista Starbucks ini memang merupakan pilihan tepat bagi kalian yang tak suka manis.

Rasanya sangat pahit namun kamu bisa menambahkan gula sendiri atau request additional syrup kepada baristanya.

Kamu bisa minum kopi hitam ini dalam keadaan dingin atau hangat. Mengingat rasa kopinya sangat kuat, rasa kantukmu pasti akan cepat hilang.

 

5.Asian Dolce Latte

Menu ini merupakan campuran souble shot dark roaster Starbucks, espresso panggang, saus dolce, dan susu sapi yang dikukus terlebih dahulu. Minuman ini juga bisa ditambahkan dengan whipped cream.

 

6.Bootleg Brulee

Menu ini merupakan salah satu secret menu di Starbucks. Namun, jika kamu memesannya pada barista, mereka akan langsung mengerti.

Minuman ini berasal dari Crème Brulee, di mana campuran krim, kuning telur, vanilla, dan gula, diolah menjadi sebuah pudding. Kemudian, crème brulee tersebut dicampur dengan kopi dan cokelat putih.

 

7.Dark Mocca Frappuccino

Menu ini merupakan campuran dari es, susu, espresso, coffee Frappuccino syrup, whipped cream, dan saus mocca yang menjadi salah satu minuman yang bisa kalian pesan.

 

8.Frappuccino Cotton Candy

Awalnya, cotton candy juga merupakan secret menu yang tak banyak diketahui orang, namun seiring berjalannya waktu, minuman ini mulai banyak dikenal.

Cotton candy sendiri merupakan perpaduan antara Frappuccino Vanilla dan sirup Raspberry. Racikan ini membuat cotton candy menjadi idola.

 

Itulah 8 menu terfavorit dari Starbucks yang harus kalian coba. Sudah pernah mencoba salah satunya?

Tempat Ngopi Terbaik di Bandung

Dulu, ngopi memang identik dengan orang tua, namun nyatanya anak zaman sekarang juga kerjaannya ngopi terus.

Budaya ngopi di Indonesia ternyata sudah semakin meluas hingga pelosok jalan atau gang. Apalagi di kota Bandung.

Sudahh lama kota Bandung menjadi salah satu kiblat fashion dan lifestyle di Indonesia. Selain sebagai pudat mode, kota ini juga terkenal dengan berbagai kulinernya yang lezat.

Kini, di kota Bandung sudah semakin banyak tempat ngopi yang sering didatangi anak-anak muda hingga dewasa.

 

Rekomendasi Tempat Ngopi di Bandung

Apalagi mengingat dinginnya kota Bandung, pasti akan sangat pas jika ditemani dengan secangkir kopi hangat di sore hari.

Nah, lalu ada kedai kopi apa saja sih di Bandung? Yuk simak di bawah ini.

 

1.Blue Doors

Blue Doors memiliki suasana yang mirip sekali dengan suasana rumahan. Sepi, dan menenagkan. Blue Doors cocok sekali untuk kalian para pecinta kopi yang ingin menikmatinya dengan suasana tentram, udara sejuk, dan lampu sorot yang sudah tua.

Letaknya ada di sisi Jalan Gandapura No.61 Bandung. Bukan hanya latte nya yang enak, minuman matcha nya juga wajib kalian coba.

 

2.Sejiwa Coffee

Tempat ngopi yang terletak di Jalan Progo No 15 Citarum, Kota Bandung ini berada di seberang Mom’s Bakery dekat kopi Progo.

Toko ini buka dari pukul 07.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB. Kedai ini merupakan salah satu tempat ngopi yang hits di Bandung.

Kalian harus mencoba Es Kopi Jiwa yang harganya dibanderil sekitar Rp 29.000. ibarat wewangian, es kopi ini memiliki aroma kopi Flores dan Bali yang kaya akan rasa buah.

Lalu dicampur dengan susu dan chocolate, sweet ripe fruit, serta sirup rahasia nya yang akan sukses membuat lidah mu menari.

 

3.Warung Kopi Imah Babaturan

Warung kopi ini memiliki bentuk layaknya warung kopi biasa. Namun, yang tak biasa dan malah istimewa ada di dalam menu kopi dan makanannya yang juara abis.

Saat penyajiak kopi tubruknya ini kalian hanya akan dituntut bagaimana meminum kopi yang asli dengan kesederhanaannya. Yaitu, tanpa gula atau teknik yang ribet.

Selain itu, kelezatan dari menu-menu makanan di warung imah babaturan juga patut direkomendasikan pada teman-teman. Kalian juga harus mencoba menu cumi cabe hijau dan tongsengnya.

 

4.Lacamera Coffee

Selain kopi yang cukup bisa dinikmati, kamu juga akan disediakan beberapa fasilitas terbaik di kedai kopi ini.

Konsep café nya memiliki dekorasi minimalis dengan ciri khas berupa kopi dan pernak-pernik. Kenikmatan kopi sangat terasa ditambah lagi dengan sentuhan sajian waffle yang ada pada menu.

Kalian harus mencoba Picollo Latte nya yang masih merupakan turunan espresso namun mirip dengan kopi latte pada umumnya. Hanya saja, kopinya 2x lipat lebih banyak daripada susu. Ada tambahan cookie nya juga sebagai pemanis.

 

5.Two Hands Full

Kedai ini terkenal dengan kopinya yang mantap serta menu-menu ala breakfast dan brunch nya yang enak.

Bisa dibilang, tempat ini merupakan tempat ngopi mewah di Bandung. Tempat ini terinspirasi dari sebuah tempat ngopi di Melbourne, Australia.

Para pengunjung juga bisa menikmati menu-menu khas sarapan di Australia. Jika kalian pergi ke sini, jangan lupa memesan kopi Espressi with Milk 5 oz, karena rasa kopinya pahit namun enak dan gak bikin deg-degan.

 

Itulah 5 kedai kopi terbaik yang bisa kalian coba di Bandung. Ada yang pernah ke sana?

 

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Kopi Tubruk

Seperti namanya, tubruk merupakan sebuah cara membuat kopi yang menubrukkan kopi dan air secara langsung.

Kopi terendam (dengan metode immersion) dan langsung siap minum. Tahapannya juga singkat. Hanya membutuhkan waktu 4 menit saja.

 

Apa Itu Kopi Tubruk?

Kopi tubruk merupakan cara membuat kopi yang paling awam. Di rumah-rumah, kopi tubruklah yang paling sering dihidangkan. Di kantor dan di tempat kerja pun demikian.

Di desa, para petani sering membawa bekal kopi bubuk dan air panas (serta gula) untuk ngopi di ladang. Dalam acara umum seperti pertemuan maupun pengajian, kopi tubruk sering disajikan.

Di Indonesia sendiri, kopi tubruk sering diidentikkan dengan di hitam manis. Setelah di tubruk, kopi sering langsung dicampur dengan gula.

Namun di kedai-kedai kopi (dan baiknya) kopi tubruk disajikan tanpa gula untuk merasakan langsung karakter kopi yang diminum serta untuk kesehatan.

Walau terkesan gampang, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membuat kopi tubruk, yaitu:

 

1.Air

Dalam sajian kopi tubruk, 90 persen lebih isi cangkir kita adalah air. Karena itu, peranan air sangat penting. Pastikan air yang kita gunakan bersih dan pada temperature yang tepat.

Air semacam ini distilasi bisa lebih mengeluarkan karakter kopi. Jika taka da, gunakan air mineral atau air yang digunakan sehari-hari saja.

Pastikan air tersebut segar, tak berasa, dan tak berbau. Untuk kopi tubruk, air biasanya dipanaskan hingga sekitar 90 derajat Celcius, jika tak memiliki thermometer, masak air hingga mendidih dan biarkan selama 1,5 – 2 menit.

 

2.Kopi Yang Akan Diseduh

Bagian terpenting selanjutnya adalah, harus punya kopi. Yang harus dipastikan dan diprioritaskan adalah kesegaran si kopi.

Dalam hal ini, direkomendasikan menggunakan biji kopi yang baru digiling. Lebih ideal lagi, biji kopi yang akan kita giling harus segar juga.

Ia harus fresh dari tempat roasting (sangria). Jangan gunakan biji kopi sangria yang sudah mendekam lebih dari 2 bulan.

Karena itu, baiknya kita memiliki grinder (penggiling kopi) sendiri. Dengan cara ini, seduhan kopi tubruk yang nanti kita hasilkan akan lebih segar, beraroma, dan mengeluarkan karakter terbaiknya.

Hal kedua, perhatikan ukuran gilingnya. Untuk kopi tubruk, biasanya biji kopi digiling halus (fine). Semakin kasar ukuran giling kopi, akan semakin susah air untuk melarutkan sari-sarinya.

 

3.Alat Seduh

Selanjutnya, perhatikan alat-alat yang digunakan. Pastikan alat tersebut bersih. Untuk kopi tubruk, alat yang digunakan juga sederhana.

Ada panic untuk memasak air, teko untuk menuang air, sendok untuk mengaduk, serta server atau cangkir untuk wadah si kopi tubruk.

 

4.Rasio Kopi dan Air

Perbandingan kopi dan air sangatlah penting. Jika air terlalu banyak, seduhan akan encer. Jika dosis kopi terlalu banyak, ia bisa mengalahkan rasa dan karakter lain.

Prinsip yang biasa dipegang adalah 1 / 15. Satu bagian kopi untuk 15 bagian air. Jika kita punya kopi 20 gram, maka air yang kita gunakan sekitar 300 ml. Prinsip ini dipercaya akan mengeluarkan rasa serta karakter kopi secara optimal.

 

5.Waktu Seduh

Timing is everything. Agar seduhan kita menghasilkan aroma dan rasa terbaik, perlu waktu seduh yang tepat. Untuk metode tubruk ini, waktu yang kita butuhkan kira-kira 4 menit.

Sebagai tambahan, pada awal menyeduh sebaiknya kita membasahi kopi selama 30 detik. Ini kita lakukan untuk memanaskan bubuk kopi secara awal (pre-heating). Selain itu, ini juga kita lakukan untuk mengeluarkan gas yang terkandung di kopi dan sela-selanya.

 

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan saat membuat kopi tubruk. Semoga bermanfaat.

Suka Ngopi? Ketahui Jenis-Jenis Biji Kopi Berikut

Kopi merupakan salah satu minuman yang banyak disukai oleh masyarakat. Bahkan, kopi banyak dijadikan sebagai bisnis kekinian oleh para pengusaha.

Mereka biasanya membuat sebuah kedai kopi yang sangat laku keras di pasaran. Kedai kopi ini pun semakin lama semakin menjamur.

 

Jenis Biji Kopi Yang Harus Kamu Tahu

Dari sekian banyak jenis biji kopi yang dijual dipasaran, hanya ada 2 jenis utama, yaitu arabika (Coffea Arabica) dan robusta (Coffea robusta).

 

1.Kopi Arabika

Kopi Ini merupakan jenis tipe kopi tradisional cita rasa terbaik. Sebagian besar kopi yang dibuat menggunakan biji kopi jenis ini. Kopi ini berasal dari Etiopia dan sekarang telah dibudidayakan di berbagai belahan dunia, seperti Amerika Latin, Afrika Tengah, Afrika Timur, India, dan Indonesia.

Kopi ini tumbuh di negara beriklim tropis atau subtropics. Kopi arabika tumbuh pada ketinggian 600-2000 m diatas permukaan laut.

Tanaman ini dapat tumbuh hingga 3 meter bila kondisi lingkungannya baik. Suhu tumbuh optimalnya adalah 18-26 derajat Celcius.

Biji kopi yang dihasilkan cukup kecil dan berwarna hijau hingga merah tua. Selain itu, kopi ini juga memiliki rasa dan wangi yang sangat nikmat, serta kandungan kafeinnya lebih rendah sehingga baik sekali untuk dikonsumsi.

Kekentalan ringan hingga sedang dan tingkat keasaman tinggi. Selain itu kandungan kafeinnya lebih rendah kebanding robusta yaitu sekitar 0,8-1,5%.

 

2.Kopi Robusta

Kopi ini pertama kali ditemukan di Kongo tahun 1898. Kopi ini dapat dikatakan sebagai kopi kelas 2, kenapa? Karena rasanya yang lebih pahit, sedikit asam, dan mengandung kafein yang jauh lebih banyak.

Selain itu, cakupan daerah tumbuh kopi robusta lebih luas sekali dibandingkan dengan kopi arabika yang harus ditumbuhkan pada ketinggian tertentu saja.

Kopi robusta dapat ditumbuhkan dengan ketinggian 800m diatas permukaan laut. Selain itu, kopi jenis ini lebih resisten terhadap serangan hama dan penyakit. Hal ini menjadikan kopi robusta lebih murah. Kopi robusta banyak ditumbuhkan di Afrika Barat, Afrika Tengah, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan.

 

3.Kopi Luwak

Jenis kopi lain merupakan turunan atau subvarietas dari kopi arabika dan robusta. Biasanya disetiap daerah penghasil kopi memiliki keunikannya masing-masing dan menjadikannya sebagai suatu subvarietas.

Salah satu jenis kopi lain yang terkenal adalah kopi luwak asli Indonesia. Kopi luwak merupakan kopi dengan harga jual tertinggi di dunia.

Proses terbentuknya dan rasanya yang sangat unik menjadi alasan utama tingginya harga kopi ini. Kopi ini merupakan kopi jenis arabika.

Biji kopi kemudian dimakan oleh luwak atau sejenis musang. Tetapi, tidak semua bagian biji kopi bisa dicerna oleh hewan ini.

Bagian dalam biji kemudian keluar bersama kotorannya. Karena telah bertahan lama didalam saluran pencernaan luwak, biji kopi ini mengalami fermentasi singkat oleh bakteri alami didalam perutnya yang memberikan rasa tambahan yang unik.

 

4.Kopi Liberika

Kopi yang satu ini memang belum banyak beredar di pasar kopi dunia karena memang masih sangat sedikit produsen kopi yang mengembangkannya.

Tapi jangan salah, kopi ini berasal dari biji kopi arabika dan robusta yang dipadukan sehingga menciptakan rasa kopi dengan cita rasa kelas dunia.

Kopi ini hanya bisa didapatkan di Liberia dan Afrika. Harga kopi ini juga tergolong cukup mahal karena rasanya yang sangat lezat.

Biasanya kopi ini dibuat menjadi kopi espresso dan latte. Ini merupakan salah satu keunggulan kopi Liberika.

 

Itulah beberapa jenis biji kopi yang harus kalian ketahui terutama bagi kalian pecinta kopi.